Bahaya Penyakit Gagal Jantung

Anda sering merasakan sesak napas selama beraktivitas atau istirahat? Pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, perut atau punggung bagian bawah? Hati-hati bisa jadi anda terkena penyakit gagal jantung! Waspada! Kenali Bahaya Penyakit Gagal Jantung Sejak dini, simak sampai tuntas!!

Gagal Jantung merupakan kondisi saat otot jantung menjadi sangat lemah sehingga tidak bisa memompa cukup darah ke seluruh tubuh. Kondisi ini dikenal juga dengan istilah gagal ginjal kongesif.

Pada orang dengan gagal jantung, darah bergerak ke seluruh tubuh melalui jantung dengan lebih lambat. Karena jumlah darah yang tidak cukup, bilik jantung merespon dengan meregang untuk menahan lebih banyak darah atau dengan menjadi kaku dan menebal. Kondisi ini bisa membantu untuk menjaga darah tetap bergerak, tapi otot jantung akhirnya akan melemah dan tidak bisa bekerja secara efektif. Akibatnya ginjal merespon dengan menyebabkan tubuh menahan cairan dan garam. Namun cairan menumpuk di bagian tubuh dan menyebabkan kemacetan. Gagal jantung adalah kondisi yang berbeda dengan serangan jantung dan lemah jantung.

#Tahukah Anda?
Gagal jantung merupakan kondisi yang umum terjadi akan tetapi bisa sangat serius. Kondisi ini bisa mempengaruhi pasien pada usia berapa pun. Saat ini gagal jantung tidak bisa disembuhkan, akan tetapi bisa dikelola dengan mengurangi faktor-faktor resiko anda. Segera diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Jenis-jenis Gagal Jantung


Ada empat jenis gagal jantung diantaranya yaitu:

  • Gagal jantung sebelah kiri (ventrikel kiri jantung tida bisa memompa darah dengan baik ke seluruh tubuh menyebabkan tubuh kekurangan darah yang mengandung oksigen)
  • Gagal jantung sebelah kanan (kerusakan pada ventrikel kanan jantung yang menyebabkan proses pengambilan oksigen di dalam paru-paru oleh darah tidak berjalan dengan baik)
  • Gagal jantung sistolik (otot jantung tidak bisa berkontraksi dengan baik sehingga proses penyaluran darah yang mengandung oksigen ke seluruh tubuh menjadi terganggu)
  • Gagal jantung diastolik (jantung sulit terisi darah akibat kekauan pada otot organ tersebut).

Gejala Gagal Jantung


Gejala utama gagal jantung adalah sesak napas dan rasa lelah sepanjang hari. Penyakit ini juga bisa membuat pasokan darah ke ginjal menjadi lebih sedikit sehingga terjadi penumpukan cairan di tubuh penderitanya yang ditandai dengan:

  • Kenaikan berat badan
  • Frekuensi buang air kecil yang meningkat pada mala hari
  • Pembengkakan pada kaki (termasuk pergelangan kaki) dan perut.

Selain ke ginjal, gagal jantung juga membuat pasokan darah ke otot serta organ-organ penting lainnya menjadi berkurang. Hal ini bisa membuat penderita mengalami:

  • Lemah
  • Pusing
  • Bingung.

Pada segelintir kasus, gagal jantung juga bisa menyebabkan gejal-gejala seperti:

  • Cemas
  • Mengi
  • Depresi
  • Pingsan
  • Perut kembung
  • Penurunan berat badan
  • Nafsu makan berkurang
  • Detak jantung yang cepat
  • Batuk yang memburuk pada malam hari
  • Jantung berdebar-debar tidak teratur (palpitasi).

Sesak napas akibat gagal jantung biasanya makin terasa saat penderita berbaring datar. Sebagian dari mereka juga mengalami tidur malam yang terganggu akibat sesak napas hebat sehingga harus duduk atau berdiri agar bisa menghirup udara. Sedangkan untuk gejala pembengkakan kaki, biasanya mereda di waktu pagi hari akan tetapi kembali memburuk di siang hari.

Gejala gagal jantung ini bisa berbeda-beda setiap penderitanya. Periksakan diri anda ke dokter apabila merasakan gejala gagal jantung. Untuk mereka yang sudah menderita penyakit ini segera periksakan diri ke dokter jika gejala yang sudah ada memburuk atau timbul gejala lainnya. Hal ini merupakan tanda-tanda bahwa pengobatan yang sudah dilakukan belum berhasil.

Penyebab Gagal Jantung


Terjadinya gagal jantung biasanya dipicu oleh masalah-masalah kesehatan diantaranya yaitu:

  • Hipertensi. Tekanan darah merupakan kekuatan yang dibutuhkan untuk memompa darah ke seluruh tubuh tiap kalinya. Apabila tekanan darah tinggi, maka hal ini bisa menyebabkan jantung bekerja lebih keras untuk mengedarkan darah ke seluruh tubuh dan otomatis otot jantung akan menebal untuk mengimbangi kinerja yang meningkat tersebut. Apabila ini terus berlangsung, maka pada akhirnya jantung terlalu terbebani dan tidak lagi kuat untuk memompa darah secara efektif. Otot-ototnya menjadi lemah atau bisa juga menjadi terlampau kaku
  • Penyakit jantung koroner dan serangan jantung. Kondisi ini membuat pasokan darah dan oksigen ke jantung menurun akibat menyempitnya arteri oleh tumpukan lemak. Saat pembuluh darah ke otot jantung benar-benar tersumbat dan aliran oksigen ke seluruh bagian jantung menjadi terputus, terjadilah serangan jantung. Serangan jantung bisa membuat daya pompa jantung melemah atay bahkan menyebabkan kerusakan permanen pada dinding otot jantung
  • Kardiomiopati atau kerusakan pada otot jantung. Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan resiko seseorang mengalami kardiomiopati seperti genetik atay keturunan, penggunaan obat-obatan kemoterapi, penyalahgunaan narkoba, kecanduan alkohol dan infeksi
  • Miokarditis atau radang otot jantung. Penyakit ini kadang-kadang bisa berkembang dan mengarah pada gagal jantung kiri. Umumnya penyebab miokarditis adalah infeksi virus
  • Kerusakan katup jantung. Katup jantung berfungsi menjaga darah yang mengalir melalui jantung tetap berada di jalur yang tepat. Jika katup jantung rusak maka aliran darah bisa terganggu. Hal ini mengakibatkan meningkatnya beban kerja pada otot jantung
  • Gangguan ritme jantung. Kondisi ini bisa menyebabkan ritme atau detak jantung menjadi terlalu lambat atau terlalu cepat. Ritme yang terlalu lambat akan mengurangi pasokan darah dari jantung ke tubuh. Sedangkan ritme yang terlalu cepat, bisa membuat jantung bekerja terlalu keras. Kedua kondisi ini lama-kelamaan akan mengarah pada gagal jantung
  • Hipertiroidisme. Orang yang menderita penyakit ini, kelenjar tiroid di dalam tubuhnya akan memproduksi hormon tiroid secara berlebihan. Saat kadar hormon tersebut tinggi, maka denyut jantung, tekanan darah serta suhu tubuh akan meningkat pula
  • Anemia. Saat seseorang mengalami anemia, maka tubuhnya akan kekurangan oksigen yang didapat dari darah. Apabila kondisi ini tidak ditangani maka kerusakan pada organ-organ di tubuhnya termasuk jantung bisa terjadi
  • Diabetes. Orang yang menderita diabetes mempunyai resiko tekanan darah tinggi dan penyakit jantung koroner yang meningkat
  • Cacat jantung sejak lahir. Sebagian bayi lahir dengan kondisi sebagian bilik atau katup jantungnya tidak terbentuk secara sempurna. Keadaan ini bisa menyebabkan bagian jantung lainnya yang masih sehat harus bekerja lebih keras dalam memompa darah. Pada akhirnya berpotensi mengarah kepada gagal jantung.

Perawatan Gagal Jantung Di Rumah


Berikut ini merupakan beberapa gaya hidup dan pengobatan rumahan yang bisa membantu mengatasi gagal jantung di rumah diantaranya yaitu:

  • Mengonsumsi makanan sehat dan membatasi asupan garam, lemak dan gula. Contoh-contoh makanan sehat adalah buah dan sayur, makanan berprotein tinggi (misalnya ikan, datging atau kacang), makanan yang mengandung zat tepung (misalnya beras, kentang atau roti) dan makanan yang terbuat dari bahan susu atau bahan olahan susu
  • Menjaga berat badan dengan berolahraga secara rutin
  • Berhenti merokok dan membatasi konsumsi minuman keras
  • Menjaga kadar kolesterol dan tekanan darah pada batas sehat
  • Anda juga bisa mencoba melakukan 7 Trik Alami Mengatasi Gagal Jantung Praktis Di Rumah ini yang bisa anda lakukan sendiri dengan mudah di rumah.

Pengobatan Gagal Jantung


Gagal jantung merupakan masalah kesehatan yang berbahaya yang bisa mengancam nyawa penderitanya. Bahkan penyakit ini bisa meningkatkan resiko kematian mendadak. Maka dari itu, penderita gagal jantung harus mendapatkan pengobatan yang tepat dan sesuai dengan tingkat keparahan kondisi. Berikut ini merupakan beberapa pengobatan yang bisa anda pilih yaitu:

  • Mengonsumsi Obat
  1. Obat diuretik
    Obat ini bisa membantu anda mengurangi cairan di dalam tubuh melalui pembuangan air urine
  2. Obat penghambat beta. Obat ini bisa memperlambat detak jantung dna melindungi organ tersebut dari zat adrenalin dan nonadrenalin di dalam tubuh
  3. Obat penghambat enzim pengubah angiostensin atau ACE inhibitor
    Obat ini bisa mengurangi tekanan darah dengan memperlembar pembuluh darah sehingga lebih memudahkan jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh
  4. Obat penghambat aldosteron
    Kinerja obat ini hampir sama dengan diuretik yaitu mengurangi cairan berlebih di dalam tubuh
  5. Obat penghambat reseptor angiostenin atau ARB
    Sama seperti obat penghambat enzim pengubah angiostensin atau ACE Inhabitor, ARA bekerja dengan cara mengurangi tekanan darah dan melebarkan pembuluh darah
  6. Digoxin
    Obat ini biasanya diresepkan pada penderita gagal jantung yang gejalanya tidak kunjubg reda oleh diuretin, obat penghambat beta, ACE inhibitor dan ARB
  7. Ivabradine
    Obat ini umumnya dijadikan alternatif pada penderita jantung yang tidak bisa mengonsumsi obat penghambat beta dan jhga sebagai tambahan jika pemberian obat penghambat beta tidak cukup dalam memperlambat detak jantung
  8. Kombinasi hydralazine dan nitrat
    Kombinasi kedua obat ini bisa mengurangi tekanan dan melebarkan pembuluh darah.
  • Melakukan Operasi
  1. Operasi bypass atau angioplasty
    Operasi ini dilakukan untuk mengatasi gagal jantung yang disebabkan oleh penyakit jantung koroner(kondisi ketika sejumlah pembuluh darah jantung tersumbat).
  2. Operasi Katup Jantung
    Apabila gagal jantung disebabkan oleh kerusakan pada katup jantung, maka operasi ini bisa dilakukan. Ada 2 jenis operasi katup jantung yaitu operasi untuk memperbaiki katup dan operasi untuk mengganti katup.
  3. Operasi Transplantasi Jantung
    Operasi ini dilakukan jika penanganan gagal jantung dengan obat-obatan serta operasi lainnya tidak menemukan hasil. Melalui operasi ini, jantung pasien yang sudah rusak diganti dengan jantung yang diambil dari donor.
  • Mengonsumsi Obat Herbal

Anda juga bisa mencoba menggunakan obat herbal untuk mengobati Gagal Jantung. Obat herbal ini bisa anda gunakan apabila anda tidak cocok atau mempunyai alergi dengan obat-obatan kimia dan tidak ingin melalukan jalan operasi. Mengapa harus obat herbal? Karena obat herbal ini terbuat dari bahan yang alami sehingga akan sangat aman untuk dikonsumsi semua kalangan usia dari anak-anak hingga lanjut usia tanpa menimbulkan efek samping walaupun dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama. Obat herbal ini solusi yang tepat untuk pencegahan ataupun obat pendamping untuk membantu proses penyembuhan Gagal Jantung.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Enak Aja Mau NgeCopy, Kreatif Dongg!