Wanita Wajib Tahu Bahaya Penyakit Polip Rahim

Anda sering mengalami menstruasi yang tidak teratur? Atau menstruasi dengan durasi atau volume pendarahan yang berlebihan? Hati-hati bisa jadi anda terkena penyakit polip rahim. Ketahui gejala, penyebab dan cara mengobatinya berikut ini!!

Polip Rahim merupakan pertumbuhan jaringan yang tidak normal pada dinding di dalam rahim atau endometrium. Karena pertumbuhan terjadi pada endometrium, polip rahim terkadang disebut juga dengan polip endometrium.

Polip rahim bisa berbentuk bulat maupun lonjong, dengan ukuran mulai dari beberapa milimeter hingga sentimeter. Seseorang bisa mempunyai satu atau beberapa polip rahim. Sebagian besar polip rahim bersifat jinak. Dan sebagian kecilnya bisa berkembang menjadi kanker atau disebut juga dengan polip prakanker.

Polip rahim berwarna merah dan lembut yang sering kali merata agar pas dengan rongga rahim. Polip bisa berbentuk bulat atau oval, dan ukurannya bervariasi dari beberapa milimeter (seukuran bii wijen) hingga beberapa centimeter (seukuran bola golf) atau lebih besar. Walaupun beberapa polip bersifat kanker atau berubah menjadi kanker, kebanyakan polip adalah jinak. Jenis pertumbuhan ini bisa mempengaruhi kesuburan dan menstruasi wanita.

#Tahukah Anda?
Wanita dengan usia berapa pun bisa terserang, akan tetapi polip rahim umumnya terjadi pada wanita diusia 40 tahun dan jarang ditemukan pada wanita dibawah 20 tahun. Jenis polip ini biasanya muncul sebelum atau sesudah menopause.

Gejala Polip Rahim

Gejala polip rahim bisa berbeda-beda tiap penderitanya. Beberapa gejala umum yang mungkin dialami penderita diantaranya yaitu:

  • Sulit atau tidak bisa hamil (infertilitas)
  • Menstruasi yang tidak teratur, misalnya jarak siklus menstruasi yang terlalu dekat. Jarak siklus menstruasi yang normal adalah 21-35 hari
  • Perdarahan setelah menopause
  • Menstruasi dengan durasi atau volume perdarahan yang berlebihan (menorrhagia)
  • Perdarahan di luar siklus menstruasi.

Tidak semua penderita polip rahim mengalami gejala yang sama. Terkadang ada penderita yang bahkan sama sekali tidak merasakan gejala apapun. Maka dari itu pemeriksaan secara berkala itu penting. Ketahui juga 7 gejala polip rahim yang paling berbahaya bagi wanita.

Kapan Tepatnya Anda Memeriksakan Diri Ke Dokter?

Anda harus menghubungi dokter apabila anda mengalami gejala-gejala seperti berikut ini:

  • Vagina terus berdarah setelah menopause
  • Anda menyadari bercak atau pendarahan diantara periode menstruasi
  • Ketidaknormalan lainnya setelah menstruasi.

Apabila anda mempunyai tanda-tanda atau gejala-gejala diatas atau pertanyaan lainnya, konsultasikan dengan dokter anda. Tubuh masing-masing setiap orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan anda.

Penyebab Polip Rahim

Penyebab polip rahim belum diketahui masih belum diketahui secara pasti. Salah satu faktor yang diduga bisa memicu munculnya penyakit ini merupakan perubahan kadar hormon estrogen setiap bulan.

Selain faktor yang diduga menjadi penyebabnya, ada juga beberapa kondisi yang bisa meningkatkan resiko polip rahim pada seorang wanita. Beberapa diantaranya yaitu:

  • Obesitas
  • Hipertensi
  • Konsumsi obat kanker payudara seperti tamoxifen
  • Usia. Resiko penyakit polip rahim lebih tinggi terjadi pada wanita dalam masa pre-menopause atau sudah mengalami menopause, yaitu sekitar usia 40-50 tahun.

Diagnosis Polip Rahim

Dalam proses diagnosis, dokter akan menanyakan gejala-gejala pasien alami, terutama yang menyangkut siklus menstruasi setiap bulan. Apabila terdapat adanya kecurigaan adanya polip rahim, dokter biasanya akan menganjurkan pemeriksaan yang lebih mendetail untuk memastikan diagnosis. Jenis pemeriksaan yang di lakukan diantaranya yaitu:

  • USG Transvaginal. Untuk melihat keadaan lapisan dinding dalam rahim atau endometrium. Polip akan terlihat sebagai penebalan pada dinding dalam rahim
  • Histeroskopi. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memeriksa kondisi di dalam rahim dan mendeteksi adanya polip dengan bantuan alat berupa kamera dan lampu kecil yang terpasang pada selang halus. Gambar yang tertangkap oleh kamera kemudian ditampilkan melalui monitor
  • Kuret atau Biopsi dinding rahim. Dalam pemeriksaan ini, sampel jaringan endometrium akan diambil guna diteliti lebih lanjut di laboraturium.

Perawatan Polip Rahim Di Rumah

Untuk memaksimalkan kesehatan anda dan mencegah polip rahim anda sebaiknya mempunyai pola makan yang seimbang berdasarkan kebutuhan gizi sebagai wanita dan melakukan pemeriksaan ginekologis secara rutin. Anda memerlukan banyak asupan kalsium harian untuk pembentukan tulang yang kuat, zat besi untuk menjaga kesehatan darah karena anda banyak kehilangan zat ini saat menstruasi, dan asupan kalori yang cukup dari makanan sehat untuk menjaga nutrisi janin saat kehamilan.

Pola makan yang sehat dan seimbang meliputi variasi buah-buahan dan sayuran segar serta gandum utuh, idealnya pada setiap porsi makan. Menghindari lemak jenuh pad daging merah, gorengan dan makanan olahan adalah kebiasaan yang sehat. Sebaliknya, ayam panggan, ikan panggan dan produk susu rendah lemak akan membantu mengurangi resiko komplikasi masalah kesehatan.

Pengobatan Polip Rahim

Pengobatan untuk polip rahim mungkin tidak diperlukan jika polip tidak menyebabkan gejala. Akan tetapi jika polip menyebabkan perdarahan berat selama periode menstruasi atau diduga berpotensi menyebabkan kanker, polip harus diangkat. Untuk perawatan polip rahim ada beberapa alternatif pengobatan polip rahim yang bisa anda pilih diantaranya yaitu:

  • Pengobatan. Beberapa pengobatan hormonal tertentu seperti progestin atau gonadotropin-releasing hormone agonists bisa digunakan sebagai perawatan sementara. Pengobatan ini bisa mengurangi gejala dari polip
  • Operasi pengangkatan seperti histeroskopi atau kuret. Pada perawatan histeroskpi, dokter akan memasukan alat operasi melalui histeroskopi untuk mengangkat polip yang ditemukan. Di waktu yang bersamaan, dokter juga akan melakukan teknik kuretasi untuk mengangkat polip
  • Menggunakan obat herbal. Obat herbal ini bisa anda pilih apabila anda tidak cocok atau mempunyai alergi dengan obat-obatan kimia. Mengapa harus obat herbal? Karena obat herbal ini terbuat dari bahan-bahan yang alami sehingga akan sangat aman untuk dikonsumsi semua kalangan usia dari anak-anak hingga lanjut usia tanpa menimbulkan efek samping sedikitpun walapun dikonsumsi dalam jangka waktu panjang.

Incoming search terms:

  • obat polip untuk wanita hamil

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Enak Aja Mau NgeCopy, Kreatif Dongg!