Yuk Pahami Polycystic Ovary Syndrome Dari Sekarang

Anda merupakan salah satu wanta yang kesulitan untuk hamil? Mengalami pertumbuhan rambut berlebih yang disertai dengan kulit berminyak? Hati-hati bisa jadi anda terkena penyakit polycystic ovary syndrome! Yuk Pahami Polycystic Ovary Syndrome Dari Sekarang, simak sampai tuntas!!

Polycystic Ovary Syndrome atau PCOS atau sindrom ovarium polikistik merupakan kondisi terganggunya fungsi ovarium pada wanita yang berada di usia subur. Kondisi ini menyebabkan hormon wanita yang menderita PCOS menjadi tidak seimbang karena hal-hal yang tidak diketahui.

Tanda-tanda awal PCOS adalah masa ovulasi atau subur yang tidak beraturan, meningkatnya kadar hormon pria (androgen) dalam tubuh wanita dan munculnya banyak kista (kantong berisi cairan) pada ovarium. Jika seorang wanita mengalami setidaknya 2 dari 3 tanda awal itu, maka kemungkinan ia mengidap PCOS.

#Tahukah Anda?
Kondisi ini umum terjadi dan menyerang antara 1 dari 10 dan 1 dari 20 wanita berusia subur. PCOS bisa ditangani dengan mengurangi faktor-faktor resikonya. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Gejala Polycystic Ovary Syndrome


Biasanya gejala-gejala PCOS akan semakin jelas terlihat ketika wanita memasuki usia 16-24 tahun. Beberapa gejala yang umum dari Polycystic Ovary Syndrome diantaranya yaitu :

  • Kesulitan untuk hamil
  • Berat badan bertambah
  • Kulit berminyak atau berjerawat
  • Rambut kepala rontok atau menipis
  • Pertumbuhan rambut yang berlebihan. Misalnya di punggung, bokong, wajah atau dada
  • Menstruasi tidak teratur. Dalam setahun frekuensi menstruasi lebih sedikit atau jumlah darah yang dikeluarkan saat menstruasi lebih banyak
  • Suara yang lebih berat
  • Kemandulan
  • Depresi.

Ketidakseimbangan hormon pada PCOS bisa menyebabkan gangguan medis lainnya seperti diabetes tipe 2 dan gangguan kardiovaskular.

Kemungkinan ada tabda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan diatas. Apabila anda mempunyai kekhawatiran kan sebuah gejala tertentu, segera konsultasikan dengan dokter anda.

Penyebab Polycystic Ovary Syndrome


Sampai saat ini penyebab pasti PCOS belum diketahui secara pasti, akan tetapi diduga ada hubungannya dengan kadar hormon yang tidak normal. Akan tetapi ada beberapa faktor yang mungkin bisa mendorong terjadinya Polycystic Ovary Syndrome diantaranya yaitu:

  • Resistensi terhadap Insulin. Jaringan tubuh resisten terhadap insulin sehingga tubuh terpacu untuk memproduksi lebih banyak insulin yang menggangu pembuahan normal dan memicu penambahan berat badan
  • Ketidakseimbangan Hormon. Hal ini disebabkan antara lain karena naiknya kadar testosteron (hormon yang dominan pada tubuh pria), naiknya hormon lutein (kadar yang tinggi malah menggangu kerja ovarium), turunnya kadar globulin pengikat hormon seksual (SHBG) sehingga aktivitas testosteron meningkat dalam tubuh, dan naiknya hormon proklatin (hormon yang memicu produksi air susu)
  • Faktor Keturunan. Jika salah seorang anggota keluarga mengidap PCOS maka anda akan semakin beresiko untuk terkena penyakit Polycystic Ovary Syndrome.

Komplikasi Polycystic Ovary Syndrome


Apabila tidak segera ditangani, penderita PCOS akan beresiko terkena beberapa penyakit seperti:

  • Diabetes tipe 2
  • Sindrom metabolik
  • Tekanan darah tinggi termasuk hipertensi pada masa kehamilan
  • Perlemakan hati non-alkoholik
  • Meningkatnya kadar kolesterol darah
  • Infertilitas
  • Sleep apnea
  • Kadar lemak darah tidak normal
  • Gangguan menstruasi berupa perdarah abnormal dari rahim.

Diagnosis Polycystic Ovary Syndrome


Diagnosis merupakan langkah dokter untuk mengidentifikasi penyakit atau kondisi yang menjelaskan gejala dan tanda-tanda yang dialami oleh pasien. Untuk mendiagnosis PCOS, dokter akan melakukan beberapa hal seperti berikut ini:

  • Pemeriksaan fisik. Dokter akan mencatat informasi penting tentang tubuh penderita seperti tinggi badan, berat badan, tekanan darah, keadaan kulit, menghitung indeks masa tubuh, memeriksa payudara, perut dan kelenjar tiroid. Dokter juga akan memeriksa organ reproduksi wanita
  • Tes Darah. Penderita akan diminta untuk menjalani tes darah untuk mengukur kadar hormon, kadar gula darah dan tingkat kolesterol
  • Tes Ultrasound. Tes ini akan memperlihatkan jumlah kista dalam ovarium dan ketebalan dinding uterus.

Perawatan Polycystic Ovary Syndrome Di Rumah


Berikut ini merupakan gaya hidup dan pengobatan rumahan yang bisa membantu anda mengatasi Polycystic Ovary Syndrome diantaranya yaitu:

  • Jaga berat badan yang sehat dengan makan makanan rendah karbohidrat olahan
  • Olahraga juga bisa membantu tubuh mengatur insulin
  • Jika anda merokok, pertimbangkan untuk berhenti
  • Anda juga bisa mengobati Polycystic Ovary Syndrome secara alami dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang bisa anda lakukan sendiri dengan mudah di rumah.

Pengobatan Polycystic Ovary Syndrome


Polycystic Ovary Syndrome memang sangat sulit untuk disembuhkan, akan tetapi gejala-gejalanya bisa dikendalikan. Opsi-opsi penanganan yang bisa ditempuh oleh penderita Polycystic Ovary Syndrome diantaranya yaitu:

  • Mengubah gaya hidup. Penderita PCOS yang obesitas, bisa mulai untuk menurunkan berat badan. Lalu penderita PCOS perokok disarankan untuk berhenti, sebab wanita perokok mempunyai kadar hormon androgen lebih tinggi dibandingkan dengan wanita non perokok
  • Pembedahan. Pembedahan kecil yang disebut dengan Laparoscopic Ovarian Drilling (LOD) menjadi pilihan untuk menangani masalah kesuburan yang disebabkan oleh Polycystic Ovary Syndrome
  • Terapi Hormon bisa dilakukan untuk penderita Polycystic Ovary Syndrome yang tidak ingin merencanakan kehamilan. Terapi ini bisa menormalkan siklus menstruasi, mencegah kanker uterus, pertumbuhan rambut yang berlebihan, munculnya jerawat dan rontoknya rambut kepala
  • Mengonsumsi Obat Herbal. Anda juga bisa mencoba menggunakan obat herbal untuk mengobati Polycystic Ovary Syndrome. Obat herbal ini bisa anda gunakan apabila anda tidak cocok atau mempunyai alergi dengan obat-obatan kimia dan tidak ingin melalukan jalan operasi. Mengapa harus obat herbal? Karena obat herbal ini terbuat dari bahan yang alami sehingga akan sangat aman untuk dikonsumsi semua kalangan usia dari anak-anak hingga lanjut usia tanpa menimbulkan efek samping walaupun dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama. Obat herbal ini solusi yang tepat untuk pencegahan ataupun obat pendamping untuk membantu proses penyembuhan Polycystic Ovary Syndrome.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Enak Aja Mau NgeCopy, Kreatif Dongg!